Dorong Jiwa Bisnis Mahasiswa, Prodi dan HMJ Manajemen Kalbis Institute Gelar YOUNGPRENEUR 2019

27 Apr 2019
Share on Facebook
Share on Twitter

Sabtu, 27 April 2019 Program Studi Ilmu Manajemen KALBIS Institute bersama Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAN) menyelenggarakan YOUNGPRENEUR 2019 dalam rangka menumbuhkan semangat bersaing yang positif dan mengembangkan kreativitas dalam berbisnis di kalangan mahasiswa. Bertemakan “Creating a youngpreneur in revolution industry 4.0”, YOUNGPRENEUR 2019 digelar meriah. Acara tersebut merupakan kompetisi dan seminar yang terdiri dari YOUNGPRENEUR Business Plan Competition 2019, Seminar YOUNGPRENEUR, dan Pemilihan Duta Manajemen 2019.

Secara singkat, YOUNGPRENEUR Business Plan Competition 2019 ialah kompetisi rancang bisnis antar perguruan tinggi se-Indonesia untuk menciptakan unit bisnis kreatif yang baru dan meningkatkan kecakapan serta kompetensi mahasiswa khususnya sense of business, sementara Seminar YOUNGPRENEUR merupakan seminar yang diisi dengan sesi sharing knowledge maupun tanya jawab. Seminar disampaikan oleh pemateri, yaitu Kak Endra Marsudi – CO Founder & CEO Frame Trip serta Kak Fido Tria Brahmana – Founder & CEO Panggilin dan dimoderatori oleh Kak Ilham Nur Fachri – CEO Fintech WowPremi.com sekaligus Ketua HIPMI Kallbis Institute. Adapun Pemilihan Duta Manajemen 2019 merupakan ajang pencarian mahasiswa bertalenta dan berkompetensi yang selanjutnya akan menjadi mitra program studi  dan kampus untuk memperkenalkan Program Studi Manajemen Kalbis ke lingkup eksternal Kalbis Institute.

Dalam Business Plan Competition, terdapat 3 (babak), yaitu seleksi Business Model Canvas (BMC) pada 27 Maret - 3 April 2019. Sekitar 300-an Business Model Canvas (BMC) dari 110 universitas se-Indonesia diseleksi oleh tim juri dimana jurinya berasal dari dosen-dosen Manajemen Kalbis Institute, yakni Bapak Ferryal Abadi, S.E. M.Si., Ibu Vina Meliana, S.M.B., M.M., Ibu Mariah Inata dan Bapak Tinton Ramadhan. Dari 110 universitas, diseleksi kembali pada tahap penyisihan proposal bisnis menjadi 10 besar untuk melaju ke babak final. Pada tanggal 25 April 2019, kesepuluh peserta mempresentasikan business plan-nya di hadapan dewan juri.

Adapun proses rangkaian Pemilihan Duta Manajemen 2019 terdiri dari seleksi administrasi pada 11 – 25 Maret 2019 yang selanjutnya dipilih 10 besar untuk bersiap mengikuti kegiatan berikutnya, yaitu kelas briefing dan pemberian motivasi pada 28 Maret 2019. Kelas briefing disiapkan agar kesepuluh peserta mengetahui keseluruhan tahap seleksi dan mendapat gambaran besar apa saja tahapan-tahapan beserta penilaian dari juri di masing-masing babaknya, sementara pemberian motivasi dengan dimotivatori oleh Ibu Mariah Inata dilakukan agar mendorong gairah dan semangat menjalani seleksi serta meningkatkan kepercayaan diri juga kreativitas selama seleksi berlangsung. Seleksi kemudian dilanjutkan dengan sesi pelatihan public speaking yang bertujuan agar mahasiswa dapat percaya diri berbicara di depan umum dan sesi grooming pada 5 april 2019 oleh Vitria Inda (Wajah Femina 2004, Abang None 2001, Mojang Jajaka 2002) agar mahasiswa berpenampilan dan melatih pembawaan diri sesuai dengan standar.

Menjelang pengumuman, terdapat babak terakhir, yakni sesi wawancara dan unjuk bakat diujikan ke sepuluh peserta. Beragam unjuk bakat ditampilkan oleh kesepuluh peserta. Ada yang menampilkan bakat menyanyi, bermain basket, menjadi penyiar radio, menjadi MC/host sebuah acara sampai berorasi. Pada puncak Pemilihan Duta Manajemen 2019 tanggal 28 April 2019, dilakukan seleksi kembali berupa fashion show, berlanjut ke pengumuman 3 besar dan sesi wawancara dengan ketiga dewan juri, yaitu Ibu Vina Meliana, S.M.B., M.M., selaku Kaprodi Manajemen, Ibu Diyan Lestari selaku Sekprodi Manajemen dan Kak Vitria Inda yang sebelumnya menjadi pemateri pada sesi grooming sebelumnya. Ketiga peserta tersebut, yaitu Sabrina Adillah (MN´18), Verina Gisella (MBN´18) dan Raden Hayamwuruk (Ci´18), ketiganya diperkenankan memilih satu amplop dari tiga amplop yang tersedia untuk menentukan siapa juri yang akan memberi pertanyaannya. Verina Gisella mendapat pertanyaan dari Kak Vitria, yakni seputar cara mengurangi dan mengatasi aksi bullying dalam lingkungan kampus, Sabrina Adillah mendapat pertanyaan dari Ibu Vina Meliana terkait persiapan dan skill mahasiswa dalam memenangkan persaingan di era industri 4.0, sementara Raden Hayamwuruk mendapat pertanyaan dari Ibu Diyan seputar dampak social media influencer terkait dengan perilaku pembelian khalayak.

Berdasarkan penilaian dewan juri, tim yang berhasil meraih juara pada YOUNGPRENEUR, yaitu: