Seminar Penulisan Kreatif

06 Mar 2017
Share on Facebook
Share on Twitter

Kalbis Book Fair kembali hadir di Kalbis Institute! Acara rutin yang diadakan oleh Perpustakaan Kalbis ini tidak hanya mengadakan pameran buku tetapi juga mengadakan seminar yang mengambil tema Penulisan Kreatif dan dilaksanakan pada Senin, 6 Maret 2017. Pembicara yang dipilih oleh perpustakaan adalah Herdiana Hakim. Beliau adalah penulis buku Kota Lama dan Sepotong Cerita Cinta serta Founder dari SiKancil.org. Sudah tidak diragukan lagi kemampuan beliau dalam hal menulis, apalagi ditambah dengan pengalaman kerjanya di beberapa media cetak yang ada di Indonesia.

Seminar dimulai dengan perkenalan Kak Herdiana dengan pengalaman bekerjanya. Menurut Kak Herdiana, menulis merupakan salah satu bentuk komunikasi, menyuarakan pemikiran ke publik dan mengabadikan gagasan. Namun beliau menyadari tidak mudah untuk menulis apalagi tidak tahu tahapannya secara jelas. Menurut beliau, tahapan menulis ada lima yaitu gagasan bisa diambil dari pengalaman dan banyak membaca, kedua adalah melakukan riset dengan wawancara, browsing dan membaca sebanyak-banyaknya, lalu membuat kerangka yang merupakan hal penting dan bisa dijadikan sebagai peta bantuan agar tulisan kita tidak melantur, setelah membuat kerangka adalah waktunya menulis dan yang terakhir melakukan revisi atas tulisan kita tersebut. ?Lebih baik merevisi tulisan yang hancur dari pada menghadapi layar kosong,? kata Kak Herdiana.

Menulis yang kreatif itu membutuhkan proses yaitu dengan membuat draft atau coretan karena akan memakan waktu yang panjang untuk sampai pada tulisan yang diinginkan. Selain itu, mencari suasana yang mendukung adalah salah satu bagian penting agar tulisan kita menjadi tulisan yang kreatif dan memiliki alur yang jelas. Kesalahan dalam menulis juga bisa terjadi karena gagasan lemah akibat terburu-buru, kurang melakukan riset serta konsep yang kurang matang, tidak fokus, penulisan yang tidak terstruktur seperti tidak ada sistematika penulisan, penulis adalah orang yang perfeksionis sehingga ingin langsung mndapatkan hasil yang bagus dan alasan terakhir yang sering ditemui adalah menunggu mood.

Menulis juga memiliki mitos dan fakta seperti menulis itu menunggu mood, nyatanya kalau kita menunggu mood, tulisan kita tidak akan menjadi sebuah karya. Mitos kedua adalah kita harus punya waktu khusus untuk menulis, faktanya bukan menunggu tetapi dari awal kita harus menyisihkan waktu dari awal minimal 1 jam per harinya.

Peserta semakin antusias mendengarkan materi yang diberikan oleh Kak Herdiana saat kan membagikan tips penting untuk menulis yaitu keep a journal, mengapa? Karena untuk melatih freewriting, merekam ide dan gagasan dan menyimpan inspirasi yang ditemukan kapan saja. Tips selanjutnya adalah be observant dengan mengamati keadaan disekitar kita, membaca sebanyak-banyaknya dan menikmati proses penulisan tersebut. Seminar ini ditutup dengan pemberian kenang-kenangan dari Perpustakaan Kalbis untuk Kak Herdiana kemudian berfoto bersama dengan semua peserta seminar. Gimana Kalbiser? Semakin tertarikkah untuk menulis?

Artikel Lain view all stories