Cara Jitu Menembus Persaingan di Dunia Periklanan Digital

11 Apr 2017
Share on Facebook
Share on Twitter



Lulusan berkualitas akan bisa bersaing di dunia periklanan digital (Foto: hindustantimes)


Apa yang Anda lihat saat menonton televisi, mendengarkan radio, mengakses internet di laptop atau ponsel, dan bahkan ketika menyetir? Mungkin jawaban yang langsung terlontar adalah iklan.

Ya, iklan memang seakan sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Anda akan melihatnya sejak bangun tidur, beraktivitas, sehingga menjelang saat beristirahat di malam hari.

Anda juga mungkin masih ingat berbagai iklan yang bahkan sempat sangat populer dan copywriting-nya bahkan menempel di benak hingga kini. Seiring zaman bergulir, jika beberapa tahun yang lalu iklan masih bersifat konvensional dan dipasang di media cetak, radio, TV maupun media outdoor seperti spanduk dan billboard, kini iklan sudah berbentuk digital.

Teknologi yang canggih menggiring perubahan format iklan menjadi digital sehingga bisa diakses dari smartphone dan gadget. Banyak brand kini juga memilih beriklan digital dengan pertimbangan tak perlu mengeluarkan banyak uang layaknya pemasaran tradisional, seperti billboard dan iklan TV.

Pasar e-commerce yang tengah naik daun juga turut mengangkat valuasi sektor iklan digital di Indonesia. Tak heran jika lembaga riset marketing, eMarketer, bahkan menyatakan bahwa belanja iklan digital dan mobile di Indonesia bahkan diprediksi tumbuh lebih pesat dari 22 negara yang disurvei eMarketer, termasuk Argentina, Perancis, dan Brasil.

Kendati demikian, tidak semua iklan digital efektif dan berhasil menjadi alat komunikasi antara pembuat iklan dan targetnya. Apalagi dengan perubahan era, bentuk iklan pun kini semakin kreatif dan inovatif.

Ini juga yang mendorong para pelaku periklanan terus memutar otak untuk berpikir out of the box demi menghasilkan iklan yang tidak hanya dilirik masyarakat, tapi juga bisa mendorong tindakan. Tak heran jika banyak yang tertarik untuk belajar dan mendalami bisnis periklanan digital. Kebutuhan inilah yang dengan jeli ditangkap oleh KALBIS Institute.

KALBIS membuka program sarjana Advertising and Digital Communication (S1) sebagai sarana bagi Anda yang ingin mengembangkan potensinya di bidang advertising ataupun komunikasi. Lulusan KALBIS dididik untuk memiliki kemampuan dalam menganalisis konsumen dan riset pasar iklan, melakukan perencanaan media digital dan strategi kreatif iklan yang efektif, mendesain serta memproduksi iklan media digital, hingga bernegosiasi dan membina hubungan baik dengan klien.

Peluang kerja para alumni program sarjana Advertising and Digital Communication di KALBIS pun terbentang luas. Tilik saja berbagai profesi yang kini sedang naik daun dan memiliki masa depan cerah ke depannya, seperti Digital Copywriter, Art Director, Advertising Manager, Strategic Advertising Planner, Media Digital Designer, Advertising Researcher Manager, Account Executive Advertising Manager, hingga Social Media Manager.

Program Advertising and Digital Communication KALBIS Institute siap meramaikan pasar periklanan digital dengan lulusannya yang berkualitas!

Artikel Lain view all stories