Selasa (07/06) Kalbis Institute kembali menggelar seminar Hearts and Minds. Program ini merupakan kegiatan seminar rutin yang diselenggarakan oleh Center of Students Development Kalbis Institute. Memasuki bagian kelima, tema yang diusung adalah “Interpersonal Skills: Improve Your Ability to Build Social Connection & Public Speaking”. Latar belakang diambilnya tema ini karena Kalbis Institute ingin mahasiswanya dibekali dengan keahlian interpersonal dalam hal membangun koneksi dan kemampuan berbicara di depan umum, menyesuaikan dengan keadaan saat ini yang menuntut sumber daya manusia tidak hanya mampu secara akademik namun juga keahlian dasar dalam berkomunikasi. Mengundang Dr. Geofakta yang merupakan Direktur Nata Academy Communication Coach dan seorang ahli dalam bidang Public Speaking, membuat materi yang dibahas sesuai dan tepat sasaran.

Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, seminar Hearts and Minds Chapter 5 “Interpersonal Skills: Improve Your Ability to Build Social Connection & Public Speaking” dilaksanakan secara hybrid, dengan pembicara, panitia, serta peserta dari perwakilan ormawa dan himpunan berada di ruangan yang sama, yaitu ruang serbaguna lantai 6, dan peserta wajib mahasiswa Angkatan 2019 juga mahasiswa dari Angkatan lain melalui platform Zoom.

Seminar diawali oleh kata pembuka dari MC yaitu Muhammad Alfin yang merupakan Student Development Officer, dilanjutkan dengan interaksi bersama mahasiswa yang hadir secara offline. Setelah itu dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ibu Anastasia Santi Deliana sebagai perwakilan dari Center of Students Development. Acara kemudian diserahkan kepada Moderator yang adalah mahasiswa Ilmu Komunikasi Angkatan 2021 juga menjabat sebagai Runner Up 1 Presiden Mahasiswa 2022. Ada beberapa poin penting yang dibawa pembicara pada materi;

  • Jadikan manusia lain sebagai subjek dan bukan objek, cara kita memperlakukan orang lain berdasarkan pada bagaimana kita memandang mereka.
  • Komunikasi interpersonal memuat beberapa Question Point yaitu IQ, EQ, dan SQ, ditambah dengan PQ yang adalah positif question untuk mengontrol diri.
  • Public Speaking adalah sebuah seni, tanpa patokan dan ilmu pasti. Ketika kita melakukan praktek public speaking, semua berjalan saja mengikuti alur hampir mirip dengan seni.
  • Hal mendasar terkait komunikasi publik meliputi; memperhatikan situasi dan konteks, tidak salah mengartikan poin yang dibicarakan, dan menghindari mental block.
  • Beberapa hal yang harus diperhatikan agar kita mampu melaksanakan public speaking dengan baik seperti percaya diri, teknik vokal, penampilan, gerak, suara dan pendukung lainnya.
  • Temukan gaya kita sendiri dalam public speaking, utarakan vocal point, praktekkan 2R (Relevance and Relatable) kepada audiens.

Acara ditutup dengan closing statement serta kutipan dari pembicara “You can speak, then you can influence. Then you can change lives”. Kedepannya Kalbis Institute melalui Center of Students Development akan lebih banyak lagi menghadirkan program Hearts and Minds dengan materi yang beragam yang tentunya lebih menarik karena akan dilaksanakan dengan full offline mulai semester depan.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *